17 Years of Love Song by Orizuka

Posted: December 23, 2012 in Book Reviews
Tags: ,

[COPYRIGHTED!]

Judul Buku        : 17 Years of Love Song
Pengarang         : Orizuka
Penerbit            : Puspa Swara
Jumlah Halaman  : 206 halaman

17 YEARS OF LOVE SONG

(Semua gambar cover dan identitas buku dalam review-review novelku bersumber dari Goodreads)

Okke Rizka Septania, atau sering disebut Orizuka, adalah pengarang novel remaja yang telah melahirkan 18 karya. Karya keduanya yaitu Summer Breeze, telah diangkat ke layar lebar pada tahun 2008. Orizuka lahir di Palembang, pada tanggal 14 Sepetember 1986.  Penulis ini sangat menggemari genre thriller dan juga mempelajari bahasa asing. Selain menulis, di waktu luang, ia gemar membaca, menonton, mendengarkan music, serta fangirling bersama para Kpoppers. (Sumber: orizuka.com/about/)

Novel kesembilannya yang berjudul 17 Years of Love Song menceritakan seorang pemuda pecinta baseball bernama Leo. Perceraian kedua orangtuanya membuatnya harus memilih dengan siapa ia akan tinggal. Ia memilih untuk tinggal bersama ibunya, sehingga ia harus ikut pindah dari Jakarta ke Purwakarta, kampung halaman ibunya. Si pendiam Leo tidak menyukai keramaian maupun bergaul. Itulah sebabnya, di jam istirahat, ia lebih senang menyendiri dibanding pergi jajan ke kantin yang penuh sesak oleh murid-murid lain.

Saat ia sedang bermain-main dengan bola baseballnya di sebuah padang ilalang di belakang sekolahnya, ia bertemu dengan seorang gadis manis bernama Nana, yang ternyata selalu menyendiri di padang ilalang itu pada jam istirahat. Sejak saat itu, ia dan Nana menjadi teman baik.

Mereka selalu menghabiskan jam istirahat mereka di padang ilalang itu. Tanpa sadar, mereka saling jatuh cinta. Mereka merajut kenangan-kenangan indah bersama selama waktu yang singkat itu, tanpa mengetahui apa yang menanti mereka di masa yang akan datang. Kebersamaan mereka pun tak berlangsung lama. Ibu Leo mengajak Leo kembali pindah ke Jakarta untuk melanjutkan kuliahnya. Hal itu membuat Leo maupun Nana merasa sedih, namun Leo berjanji ia akan sering-sering berkunjung.

Namun, sejak kepindahan Leo, banyak hal yang menghalangi pertemuan mereka kembali. Berbagai musibah datang bertubi-tubi dan memisahkan mereka. Selama lima tahun mereka terpisah, akhirnya benang merah kembali mempersatukan mereka. Walaupun ada banyak rintangan yang menghadang, tapi mereka tetap berhasil merajut kisah cinta mereka kembali. Namun, di luar dugaan, mereka kembali terpisah dan tak pernah bisa bersatu kembali, meninggalkan kenangan pahit-manis dan suka-duka dalam kisah cinta mereka. Mereka berbeda dunia, namun tetap memiliki hati masing-masing.

Kisah ini dimulai dari Leo yang sudah beranjak dewasa, lalu bergerak mundur, mengenang memori dimana Leo baru pindah ke Purwakarta, lalu bertemu Nana, dan maju terus hingga kembali pada masa kini. Alurnya yang maju-mundur ini sangat unik dan menarik, membangkitkan rasa ingin tahu para pembaca. Apalagi dengan adanya sepatah dua patah kata di akhir bab yang mengungkapkan isi hati Leo, yang memercikan api penasaran di hati pembaca, membuat mereka ingin terus membaca ke halaman selanjutnya.

Walaupun ide ceritanya bisa dibilang cukup sederhana, tidak terlalu banyak konflik yang menegangkan, tetapi Orizuka berhasil mengolahnya menjadi kisah cinta yang mengharukan. Setiap adegan kecilnya diisi dengan hal-hal unik yang menarik perhatian pembaca. Percikan-percikan keromantisan di setiap babnya sanggup membuat para pembaca terbang ke langit ketujuh. Pemilihan kata-katanya tergolong simpel, tidak terlalu puitis ataupun menghanyutkan seperti novel-novel Orizuka yang selanjutnya, namun bahasanya yang simpel dan komunikatif itulah yang mudah dicerna oleh para pembaca dan tetap saja sanggup membawa pembaca tenggelam dalam arus ceritanya.

Adanya twist di beberapa adegan membuat novel ini semakin menarik. Orizuka tidak lupa menyuntikkan adegan-adegan lucu untuk menghibur para pembaca. Bahkan, ada beberapa adegan lucu yang terselip dalam adegan serius. Hal ini membuat kisahnya semakin unik dan tak terduga. Seperti biasa, Orizuka sukses menghidupkan tokoh-tokohnya. Tokohnya terasa begitu realistis, dengan kepribadian-kepribadian yang unik.

Sampulnya yang menampilkan siluet seorang laki-laki dan perempuan yang sedang duduk bersebelahan sambil menikmati matahari terbenam di pinggir pantai benar-benar menggugah hati. Selain itu, gambar itu juga cocok untuk dijadikan simbol yang menggambarkan isi novel ini. Judul yang digunakan juga sesuai dengan isi novel. Sangat menarik. Dengan melihat sampul dan judulnya saja, para pembaca pasti tahu bahwa novel ini adalah novel romantis.

Sayangnya, desain layoutnya kurang mendukung dan kurang menarik. Spasinya yang terbilang rapat membuat pembaca kurang nyaman saat membaca, ditambah lagi dengan jenis fontnya yang kurang enak dipandang. Selain itu, halamannya yang tipis membuat pembaca mengira kisah di dalamnya singkat, kurang memuaskan. Namun, di balik kisah singkat itu, ada banyak hal romantis dan mengharukan yang memberi kesan yang dalam bagi setiap pembacanya. Akhirnya yang mengharubiru membuat pembaca sangat puas setelah membacanya.

Oleh karena itu, saya sangat merekomendasikan buku ini untuk dibaca. Novel ini cocok dibaca oleh semua kalangan masyarakat, terutama para pecinta romance. Saya yakin para pembaca tidak akan menyesal setelah membacanya.

Comments
  1. okeyzz says:

    Setuju, ceritanya bagus tapi desain covernya kurang pas gituh..
    Agak ironis sih ceritanya, sedih~

    Makasih ya uda ikut berpartisipasi dlm 2012 End of YEar Book Contest. Jangan lupa pasang banner 2012 End of Year Book Contest di template blognya😀

  2. Lovingkyu says:

    ada link ebook nya ga sih..??? *g modal*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s