Till We Meet Again by Yoana Dianika

Posted: December 23, 2012 in Book Reviews
Tags:

[COPYRIGHTED!]

Judul Buku        : Till We Meet Again

Pengarang         : Yoana Dianika

Penerbit            : Gagas Media

Jumlah Halaman  : 294 halaman

TILL WE MEET AGAIN

(Semua gambar cover dan identitas buku dalam review-review novelku bersumber dari Goodreads)

Yoana Dianika terlahir sebagai anak kedua dari tiga bersaudara pada tanggal 18 Januari di Madiun. Seorang dreamer yang memiliki banyak keinginan untuk dicapai, salah satunya menjadi seorang penulis yang memiliki karya tak terlupakan. Penulis yang telah melahirkan 8 novel cemerlang ini sedang menempuh pendidikan di Sastra Jepang Universitas Airlangga Surabaya. Ia sangat menyukai seni dan hal-hal yang berhubungan dengan foto candid. (Sumber: http://www.bukabuku.com/authorscorner/detail/19799/yoana-dianika.html dan goodreads.com, dan mungkin backcover novelnya)

Salah satu novelnya yang berjudul Till We Meet Again memenangkan juara ketiga dalam lomba 100% Roman Asli Indonesia yang diselenggarakan oleh Gagas Media. Novel ini menceritakan kisah seorang gadis campuran Austria-Indo bernama Elena. Ia lahir dan dibesarkan di Wina, Austria. Ibunya adalah seorang violinist Wina yang sangat berbakat. Elena sangat mengagumi ibunya, sehingga ia juga ikut belajar bermain biola, yang ternyata menjadi bakat terpendamnya. Namun, maut merengut jiwa ibunya ketika ia masih berumur 9 tahun. Kejadian itu membuat Elena dan ayahnya sangat terpukul. Mereka pun pindah ke Bandung, Indonesia – kampung halaman ayahnya.

Delapan tahun setelah kejadian tragis itu, Elena kembali bersekolah di Wina untuk melanjutkan cita-cita ibunya, yaitu menjadi violinist terkenal sedunia. Selain itu, ia juga ingin menemukan pangeran masa kecilnya. Di hari kepindahannya ke Indonesia, ia kehilangan kalung pemberian ibunya. Ia mencari-cari kalung itu di sebuah taman yang luas sambil menangis. Lalu seorang bocah laki-laki dengan mata abu-abu menemukan Elena dan membantunya mencari kalung itu. Karena tak kunjung menemukan kalung kesayangannya itu, bocah tadi menghibur Elena dengan memberinya kue kaiserschmarrn rasa cranberry buatannya. Sejak saat itu, tanpa sadar Elena telah jatuh cinta pada bocah itu dan sering memimpikannya.

Ketika sampai di Wina, ia bertemu dengan dua pria yang menimbulkan percikan api yang berbeda di hati Elena. Ia tidak tahu siapa yang harus dipilihnya. Namun akhirnya ia menemukan pangeran  kaiserschmarrnnya, lelaki yang mengisi relung hatinya yang hampa selama delapan tahun terakhir.

Benar-benar alur yang menakjubkan. Setiap babnya menyimpan misteri tersendiri, yang membuat para pembaca merasa sangat penasaran. Lalu ketika misteri-misteri itu terungkap, berbagai hal tak terduga muncul, membuat pembaca terkejut tak percaya, namun puas dan terkagum-kagum. Jalan pikir penulis sangatlah menarik, idenya sangat brilian dan tak tertebak. Endingnya yang tak disangka-sangka membuat pembaca merasa sangat puas saat selesai membacanya, dan merasa tak rela ketika kisah romantis itu berakhir.

Gaya bahasanya yang sangat mengalir, membuat pembaca benar-benar terombang-ambing dalam arusnya. Rangkaian kata-katanya yang indah sangat mendukung genre romantisnya yang manis. Tokoh-tokohnya memiliki karakter yang unik, yang digambarkan dengan sangat nyata, membuat tokohnya terasa hidup. Penyajian ceritanya yang rapi dan design layout yang menarik membuat pembaca merasa nyaman dan bersemangat untuk membacanya sampai habis.

Selain itu, latar tempat yang dipilih sangat indah, yaitu di Wina. Penulis mendeskripsikan setting dengan kental dan nyata, membuat pembaca merasa seperti mereka sedang berada di sana juga, bahkan sanggup mengaktifkan imajinasi pembaca untuk membayangkan tempat-tempat yang belum pernah mereka kunjungi sebelumnya. Covernya juga sangat menggugah hati. Gambar biola yang sesuai dengan isi buku, juga judulnya yang menarik dan memiliki makna terselubung, membuat pembaca merasa ingin tahu.

Buku ini disajikan untuk semua kalangan, dan saya sangat merekomendasikan buku ini kepada siapa saja, terutama bagi pecinta genre romantis. Novel ini sanggup menghilangkan rasa suntuk, jenuh, stress, dan emosi negatif lainnya, lalu mengkonversinya menjadi perasaan bahagia, berbunga-bunga, terharu, dan berbagai emosi positif lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s