Heaven on Earth by Kaka HY

Posted: June 19, 2013 in Book Reviews
Tags:

[COPYRIGHTED!]

Judul Buku        : Heaven on Earth

Pengarang        : Kaka HY

Penerbit            : Gagas Media

Jumlah Halaman  : 256 halaman

Heaven on Earth

(Semua gambar cover dan identitas buku dalam review-review novelku bersumber dari Goodreads)

Ini adalah satu-satunya novel yang lebih menekankan nilai moral dan keluarga di atas yang lain (dari yang pernah saya baca).  Novel ini menceritakan tentang sepasang sahabat, Carla dan Lorent, yang memiliki kesamaan, yaitu sama-sama memiliki masalah dalam keluarga mereka.

Carla, yang tinggal bertiga dengan ibu dan adiknya, merasa kesal dengan hidupnya yang terasa begitu sulit di umurnya yang masih dini. Ayahnya telah meninggal, membuat ibunya menjadi single parent dan harus menanggung dua kewajiban, mencari nafkah dan mengurus rumah tangga. Namun, mengurus dua urusan itu jelas sulit, dan Carla yang sudah cukup besar seharusnya memang membantu ibunya itu. Ia bertanggung jawab menjaga rumah dan adiknya selama ibunya pergi bekerja. Ia mengalami kesulitan dalam membagi waktu antara sekolah dan urusan rumah, membuatnya merasa hidupnya sangat terbebani.

Lorent memiliki kasus yang berbeda. Jika Carla kehilangan ayahnya, Lorent tidak kehilangan siapa-siapa, hanya keutuhan keluarganya. Semenjak orangtuanya bercerai, ia yang anak tunggal tinggal bergantian di rumah ibu dan rumah ayahnya. Itu membuatnya merasa lelah dengan 2 kehidupannya, dan berencana untuk mengakhirinya dengan menyatukan ayah dan ibunya kembali. Masalahnya, ayahnya sudah memiliki kekasih lain, dan berniat menikah lagi. Ini jelas menjadi pergumulan tersendiri bagi Lorent.

Dua sahabat ini berusaha untuk mengubah keadaan hidup mereka dengan jalan mereka sendiri, namun, semuanya jadi berantakan. Mereka merasa hidup mereka sangatlah berat. Padahal, itu karena pola pikir mereka sendiri. Mereka terus mengeluhkan apa yang tidak enak dan tidak sesuai dengan keinginan mereka. Jika saja mereka mau lebih membuka pikiran mereka dan melihat hal-hal baik dalam hidup mereka lalu belajar mensyukurinya, jelas semua akan menjadi lebih baik.

Itulah pesan moral dari novel ini. Hidup tidak akan selalu berjalan mulus sesuai yang kita ekspektasikan. Tidak ada hidup yang sempurna dan serba enak. Masalah pasti akan datang menghadang. Namun, semuanya akan berakhir baik-baik saja, jika kita menghadapi masalah itu dengan lapang dada dan kacamata positif. Badai pasti berlalu, dan sehabis badai pasti ada hikmahnya.

Novel ini unik, walaupun inti cerita dan alurnya biasa-biasa saja, tetapi novel ini berbeda dari novel-novel Gagas yang pernah saya baca. Novel ini sarat akan pesan moral, dan lebih memfokuskan diri pada nila-nilai kehidupan dan keluarga. Bagus, namun sedikit membosankan.

Hati saya cukup tersentuh dengan ceritanya, namun rasanya ada yang kurang. Mungkin karena konfliknya ringan, dan sudah terlalu lazim. Tokoh-tokoh yang ada juga tidak sekuat yang biasanya. Tetapi saya tetap menangkap pesan moral yang disampaikan dan merasakan manfaatnya.

See my story about this novel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s